简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat asuka period

"asuka period" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • It was first climbed by Saeki no Ariyori during Japan's Asuka period.
    Pendaki pertama oleh Saeki no Ariyori selama periode Asuka Jepang.
  • Japanese society during the Asuka period was sensitive to issues of "pollution," both spiritual and personal.
    Masyarakat Jepang di Zaman Asuka sangat sensitif terhadap masalah "penodaan", baik secara spiritual maupun pribadi.
  • In Japan, the imperial lineage had been established by this time, and during the Asuka period (538–710) the Yamato Province developed into a clearly centralized state.
    Selama zaman Asuka (538–710), provinsi Yamato berkembang menjadi negara dengan pemerintahan terpusat.
  • The Taihō Code or Code of Taihō (大宝律令, Taihō-ritsuryō) was an administrative reorganization enacted in 703 in Japan, at the end of the Asuka period.
    Kode Taiho (大宝律令, Taihō-ritsuryō) adalah reorganisasi pemerintahan yang diberlakukan pada tahun 703 di Jepang, akhir periode Asuka.
  • The Soga clan, defenders of Buddhism in the Asuka period, defeated Kamatari and the Mononobe clan and Buddhism became the dominant religion of the imperial court.
    Klan Soga, pembela agama Buddha di periode Asuka, mengalahkan klan Kamatari dan Mononobe; Buddhisme pun menjadi agama yang dominan dalam istana kaisar.
  • In general historical contexts, the Asuka period is understood as overlapping the Hakuhō period; and the Hakuhō can be construed as having been followed by a Tempyō period in art history.
    Dalam konteks sejarah umum, periode Asuka dipahami sebagai tumpang tindih dengan periode Hakuhō; dan Hakuhō dapat ditafsirkan telah diikuti oleh periode Tempyō dalam sejarah seni.
  • Soga no Iname (蘇我 稲目, c. 506 – March 22, 570) was a leader of the Soga clan and a statesman during the reign of Emperor Kinmei in the Asuka period.
    Soga no Iname (蘇我 稲目, 506? - 22 Maret 570) adalah seorang pemimpin dari klan Soga dan negarawan pada masa pemerintahan Kaisar Kimmei dalam periode Asuka.
  • The original Yakushi-ji was built in Fujiwara-kyō, Japan's capital in the Asuka period, commissioned by Emperor Tenmu in 680 to pray for recovery from illness for his consort, who succeeded him as Empress Jitō.
    Yakushi-ji asli dibangun di Fujiwara-kyō, ibu kota Jepang pada zaman Asuka, diperintahkan oleh Kaisar Tenmu pada tahun 680 untuk mendoakan kesembuhan permaisurinya dari penyakit, yang kemudian menjadi Kaisar Wanita Jitō menggantikan Kaisar Tenmu.
  • Since it's Ms. Mononobe, the title is pronounced "Oomiwa Shinwaden." I get the feeling there aren't many games that are themed around the time between the Tumulus periods and Asuka periods. Maybe people just can't picture an image of them?
    Karena ini nona Mononobe, judulnya diucapkan "Oomiwa Shinwaden." Aku merasa, karena tidak banyak game yang bertema pada waktu sekitar era Tumulus dan Asuka. Mungkin orang-orang tidak bisa membayangkan mereka?
  • During the late Asuka period (late 6th century – 710) and Nara period (710–794), the Imperial Court in Kyoto, trying to replicate China's rigorous political system from the Tang dynasty, created and enforced some collections of Ritsuryō.
    Pada Zaman Asuka akhir (akhir abad ke-6 - 710) dan Periode Nara (710 - 794), Istana Kekaisaran di Kyoto, mencoba untuk meniru sistem politik ketat Tiongkok dari Dinasti Tang, membuat dan melaksanakan beberapa kumpulan Ritsuryō.
  • Some tiles from the Asuka period, the first period following the conversion of the country to Buddhism, display a strikingly classical style, with ample Hellenistic dress and realistically rendered body shape characteristic of Greco-Buddhist art.
    Beberapa ubin dari periode Asuka, periode pertama setelah rakyat Jepang mulai memeluk agama Buddha, menunjukkan gaya klasik yang menonjol, dengan penggunaan pakaian gaya Helenistik secara meluas dan pelukisan anatomi tubuh secara realistik, yang merupakan ciri khas gaya seni Buddha-Yunani.
  • The Soga–Mononobe conflict (552-587 AD) was a political and military dispute that took place in Japan during the Asuka Period between the pro-Shinto Mononobe clan, led by Mononobe no Moriya, and the pro-Buddhist Soga clan, led by Soga no Umako, which would eventually emerge victorious.
    The Konflik Soga-Mononobe (552-587 M) adalah sengketa politik dan militer yang terjadi di Jepang selama Zaman Asuka antara pihak Shinto dari Klan Mononobe, yang dipimpin oleh Mononobe no Moriya, dan pihak Buddha dari Klan Soga, yang dipimpin oleh Soga no Umako.